BAHASA ARAB BERBASIS KEARIFAN LOKAL
Keywords:
Bahasa Arab Berbasis Kearifan Lokal, Bahasa ArabAbstract
Buku Bahasa Arab Berbasis Kearifan Lokal ini hadir sebagai inovasi dalam pengembangan bahan ajar bahasa Arab di lingkungan Perguruan Tinggi. Buku ini dirancang untuk membantu mahasiswa memahami bahasa Arab melalui pendekatan yang lebih kontekstual, dengan mengaitkannya pada nilai-nilai budaya dan tradisi lokal. Dalam buku ini, pembelajaran bahasa Arab tidak hanya berfokus pada aspek linguistik seperti kosa kata, struktur kalimat, dan keterampilan berbahasa, tetapi juga mengintegrasikan beberapa unsur budaya seperti Ulos Mandailing, Bagas Godang, Lubuk Larangan, Mangupa, Marsialapari, Marpokat, Manortor, Mangalame, Gordang Sambilan, Patuaekkon, dan Naposo Nauli Bulung. Melalui pendekatan ini, mahasiswa diajak untuk mempelajari bahasa Arab secara kontekstual dan aplikatif, sekaligus menumbuhkan kesadaran akan pentingnya melestarikan warisan budaya lokal. Lebih dari sekadar buku ajar, karya ini membawa misi besar untuk melestarikan dan memperkuat identitas budaya lokal di tengah arus globalisasi. Dengan menjadikan bahasa Arab sebagai medium akademik dan kultural, buku ini mengajak generasi muda untuk mengapresiasi, memahami, dan menjaga warisan budayanya. Integrasi antara bahasa dan budaya diharapkan dapat mendorong mahasiswa untuk tidak hanya menguasai keterampilan berbahasa Arab, tetapi juga memahami nilai-nilai sosial, moral, dan spiritual yang terkandung dalam kearifan lokal.
Downloads
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Fadlan Masykura Setiadi, Syaipuddin Ritonga, Zulpina

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.






